Lagu Serbukatif Ingatkan Anak Bertutur Positif

Berita Maluku   Berita Ambon  Bogor (MataMaluku) – Lagu Seribu Kata Positif (Serbukatif) yang dibawakan pelajar SMPN 1 Bogor, Sandrica Elana Putri, mengajak anak-anak hingga orang dewasa untuk menjaga lisan, berkata jujur, serta membiasakan penggunaan kata-kata positif dalam kehidupan sehari-hari. Pesan edukasi tentang karakter dan adab bertutur tersebut disampaikan Sandrica saat menjadi pengisi acara setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Bogor yang berlangsung di Lapangan Sempur, Senin. Sandrica mendapat kesempatan tampil sebagai pengisi acara pertama setelah upacara yang digelar di salah satu kawasan ikonik Kota Bogor, tepatnya di seberang Kebun Raya Bogor. Lagu Seribu Kata Positif merupakan lagu anak bergenre edukasi karakter yang dirilis pada 2023. Lagu tersebut dinyanyikan Sandrica bersama Yantie Rachim, istri Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Bogor. Melalui lagu tersebut, Sandrica dan Yantie mengajak masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua, untuk lebih memperhatikan tutur kata dalam kehidupan sehari-hari. Pesan utama lagu itu adalah pentingnya menjaga lisan, menghindari perkataan kasar maupun menyakitkan, serta membiasakan diri menggunakan bahasa yang baik dan penuh kasih. “Biasanya aku roadshow bersama Bunda Yantie untuk memberikan edukasi ke sekolah-sekolah dan menyebarkan semangat Seribu Kata Positif,” kata Sandrica. Menurut Sandrica, gerakan Serbukatif juga menjadi salah satu upaya untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif yang banyak ditemukan di media sosial. Ia menilai, berbagai bentuk ucapan negatif yang muncul di media sosial berpotensi ditiru oleh anak-anak apabila tidak disertai pemahaman mengenai pentingnya menjaga perkataan. Karena itu, melalui lagu Serbukatif, ia ingin mengajak para pelajar untuk tidak mudah mencontoh penggunaan kata-kata negatif yang mereka temukan di lingkungan digital. “Melalui Serbukatif ini terbentuklah kebiasaan-kebiasaan baik dalam bertutur kata maupun bersikap, sehingga anak-anak di Kota Bogor memiliki karakter yang lebih positif,” ujarnya. Sandrica berharap pesan yang disampaikan melalui lagu tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari upaya membentuk generasi emas Indonesia. Ia juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama merayakan dan menyebarluaskan semangat Seribu Kata Positif di Kota Bogor. Adapun lirik lagu Seribu Kata Positif mengajarkan dialog sederhana antara seorang anak dan ibunya mengenai pentingnya menjaga ucapan. “Oh bunda aku mau bertanya, Tentu boleh anakku sayang Bagaimanakah menjaga lisan Baik bunda akan jelaskan.“ Lagu tersebut kemudian mengingatkan anak untuk berkata baik dengan bahasa yang penuh kasih serta menghindari perkataan yang dapat menyakiti orang lain. “Coba dengar, anakku sayang Baik bundaku tercinta Coba berkata, yang baik saja Dengan bahasa cinta.“ Pesan berikutnya menekankan agar anak tidak menghina, berkata kasar, maupun membuat teman merasa kesal. Lagu itu juga mengajak anak untuk memperbanyak perkataan baik dan membangun kebiasaan positif. “Perbanyaklah, berkata baik Jadilah, anak yang baik Siap bunda Ku ingat Serbukatif Seribu Kata Positif.“ Melalui pesan tersebut, Serbukatif tidak hanya menjadi lagu hiburan bagi anak, tetapi juga media edukasi untuk menanamkan nilai kesopanan, kejujuran, dan kebiasaan bertutur positif sejak dini.