berita seputar Ambon Berita Maluku Ambon, Maluku (MataMaluku) – Harga sejumlah komoditas ikan segar dan sayuran di Pasar Mardika, Kota Ambon, mengalami kenaikan tajam dalam tiga hari terakhir. Kenaikan harga ikan bahkan mencapai tiga kali lipat akibat kondisi cuaca buruk yang memengaruhi pasokan dari perairan Maluku. Berdasarkan pantauan langsung reporter DMS Media Group di Pasar Mardika, Sabtu (22/8/2026), angin kencang dan gelombang tinggi membuat pasokan ikan ke pasar berkurang. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap harga jual di tingkat pedagang. Pedagang ikan, Leli Risakotta, mengatakan hampir seluruh jenis ikan mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut kenaikan tersebut terjadi akibat faktor cuaca, terutama angin dan gelombang laut yang membuat pasokan ikan berkurang. “Harga sekarang ikan melonjak. Momar merah yang biasanya harga Rp200 ribu, sekarang Rp700 ribu,” kata Leli. Menurutnya, ikan kawalinya yang sebelumnya berada di kisaran Rp400 ribu hingga Rp500 ribu per loyang, kini telah mencapai sekitar Rp1 juta. Sementara untuk Ikan cakalang dan tatihu berukuran besar dengan isi sekitar 20 ekor per loyang, harganya kini mencapai Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta. Padahal, harga sebelumnya berada di kisaran Rp700 ribu per loyang. “Kalau cakalang dan tatihu yang ikan besar-besar, satu loyang Rp1,4 juta sampai Rp1,5 juta. Harga awal cuma Rp700 ribu, sekarang naik sampai Rp1,5 juta,” ujarnya. Leli mengatakan kenaikan harga ikan tersebut telah berlangsung sekitar tiga hari terakhir. Kondisi angin dan ombak membuat harga ikan melonjak cukup tinggi karena pasokan yang masuk ke pasar semakin terbatas. Ia mengatakan, meski harga ikan mahal, masyarakat tetap membeli karena kebutuhan konsumsi. Pedagang pun berusaha menyesuaikan ukuran dan harga jual agar ikan segar tetap dapat dibeli masyarakat. “Yang penting segar, orang mau beli.” katanya. Kondisi serupa juga dirasakan pedagang ikan lainnya, Suriyati. Ia mengatakan kenaikan harga modal membuat pedagang harus mengubah pola penjualan agar tetap bisa melayani konsumen. Menurutnya, ikan yang sebelumnya dijual dalam jumlah lebih banyak kini dibagi dalam porsi lebih kecil dengan harga yang disesuaikan kemampuan masyarakat. “Biasanya Rp50 ribu, ini dikasih cuma Rp20 ribu,” ujar Suriyati. Ia menjelaskan, satu tumpuk ikan yang sebelumnya dapat dijual sekitar Rp50 ribu dengan jumlah lebih banyak, kini harus dibagi dalam porsi kecil agar pembeli tetap mampu membeli. “Naik kan, bukan satu kali lipat, tiga kali lipat,” katanya. Strategi tersebut dilakukan pedagang untuk menjaga perputaran modal sekaligus mempertahankan pembeli di tengah kenaikan harga komoditas ikan. Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditas perikanan. Harga sejumlah sayuran di Pasar Mardika juga mulai mengalami peningkatan. Pedagang sayur, Hawa, mengatakan harga kangkung dan sawi mengalami kenaikan karena kondisi cuaca yang mempengaruhi produksi sayuran di tingkat kebun. “Memang untuk sekarang ini kangkung, sawi agak mahal. Ambilnya di kebun Rp10 ribu, terus katong bikin harga Rp5 ribu. Jadi jual di pasar ini harganya Rp5 ribu,” kata Hawa. Menurutnya, kondisi panas yang berlebihan membuat tanaman sayuran lebih mudah rusak sehingga pasokan berkurang dan harga di tingkat pedagang ikut terdorong naik. “Karena faktor panas, keadaan matahari terlalu panas, sayurnya nanti dia mati,” ujarnya. Hawa menyebut pasokan sayuran yang dijualnya di Pasar Mardika antara lain berasal dari Wayame dan Laha. Meski harga mengalami kenaikan, permintaan masyarakat terhadap sayuran masih cukup tinggi. Kangkung, kata dia, tetap menjadi salah satu jenis sayuran yang banyak dicari masyarakat Kota Ambon. “Iya, karena untuk orang Ambon kan punya standar sayur, sayur kangkung. Jadi biarpun mahal, katong (kami) mesti jual begitu,” katanya. Namun, kenaikan harga komoditas juga berdampak terhadap pendapatan pedagang. Hawa mengatakan keuntungan yang diperoleh semakin kecil karena harga modal meningkat, sementara harga jual harus disesuaikan dengan kemampuan pembeli. “Paling-paling satu hari ada Rp200 ribu, Rp150 ribu, ikut katong punya kemampuan jual. Karena sayur mahal, jadi katong jual kan untungnya sedikit,” ungkapnya. Ia menambahkan, dari satu ikat sayuran yang dibeli dengan harga sekitar Rp10 ribu, pedagang terkadang hanya memperoleh keuntungan sekitar Rp3 ribu setelah menyesuaikan harga jual dan berbagai biaya operasional. “Kayak sekarang katong (kami) ambil ini kan, yang harga normal Rp10 ribu yang besar, terus katong bikin harga Rp5 ribu. Untung itu paling-paling Rp3 ribu,” jelasnya. Selain modal, pedagang juga harus menanggung biaya sewa tempat serta biaya operasional lainnya sehingga keuntungan bersih yang diperoleh semakin terbatas. “Karena katong (kami) sewa itu dengan dia punya tempat, dia punya uang timbangan, uang kotor, baru katong sisa sedikit. Jadi paling-paling katong pendapatan satu ikat sedikit,” tambahnya. Kenaikan harga ikan dan sayuran di Pasar Mardika menunjukkan dampak cuaca terhadap rantai pasok pangan di Kota Ambon. Gangguan pada aktivitas nelayan akibat angin dan gelombang tinggi serta kondisi cuaca panas yang memengaruhi produksi sayuran ikut mendorong kenaikan harga di pasar. Di tengah tekanan harga tersebut, pedagang memilih melakukan penyesuaian ukuran dan harga jual agar daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus memastikan usaha mereka tetap berjalan dan modal dapat terus berputar.
Artikel Terkait
Danau Tamblingan Bali, Pesona Danau Pegunungan yang Menenangkan
Bali tidak hanya menawarkan pantai dan kawasan wisata yang ramai. Di bagian utara pulau, terdapat sejumlah destinasi alam yang menghadirkan…
Discovery Beach Bali, Tempat Menikmati Sunset di Kawasan Kuta
Bali selalu memiliki banyak pilihan tempat untuk menikmati suasana pesisir, terutama di kawasan Kuta dan sekitarnya. Salah satu lokasi yang…
Kejari MBD Sita Rp1,02 Miliar, Enam Orang Diperiksa
Berita Maluku Berita Maluku Barat Daya (MBD) Tiakur, Maluku Barat Daya (MataMaluku) – Kejaksaan Negeri Tiakur, Kabupaten Maluku Barat…
OTT ke-19 KPK, Rektor Unsoed Ditangkap
Berita Ambon Berita Maluku Jakarta (MataMaluku) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT)…
Berapa Harga Jasa SEO Bulanan di Indonesia? Panduan Estimasi Biaya
Harga jasa SEO bulanan di Indonesia dapat berbeda cukup jauh karena setiap website memiliki kebutuhan, tingkat persaingan, dan tujuan…
Rental Toyota Raize Bali untuk Liburan Nyaman dan Fleksibel
Rental Toyota Raize Bali untuk Liburan Nyaman dan Fleksibel Bali memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar dari kawasan selatan hingga…