Berita Maluku Berita Maluku Tengah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (MataMaluku) – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengimbau masyarakat yang berada di kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap. Salah satu langkah yang diminta dilakukan masyarakat adalah menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.
Imbauan tersebut disampaikan Muhidin menyusul masih adanya asap yang berasal dari sejumlah titik karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat harus menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, selain upaya pemadaman dan pengendalian api.
“Kalau ada pembagian masker, tolong diambil dan dipakai,” ujar Muhidin, dikutip dari keterangan yang diterima di Banjarbaru, Senin.
Muhidin meminta masyarakat, khususnya warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan terdampak, tidak mengabaikan kondisi udara ketika asap mulai muncul. Paparan asap karhutla dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Karena itu, masyarakat diminta menggunakan masker ketika kondisi udara mulai dipenuhi asap. Masker yang dibagikan pemerintah maupun pihak terkait diharapkan benar-benar dimanfaatkan sebagai salah satu upaya perlindungan diri.
Selain menggunakan masker, Muhidin juga mengingatkan masyarakat agar segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan. Gejala yang berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), misalnya, diminta tidak dianggap sepele.
Ia menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah kawasan yang terdampak karhutla. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Di Guntung Damar dan Pengayuan ada layanan kesehatan. Kalau ada ISPA atau terkena apa pun, segera diperiksa,” katanya.
Menurut Muhidin, penanganan karhutla memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar memadamkan api. Dampak terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian juga harus menjadi perhatian pemerintah bersama seluruh unsur terkait.
Ia berharap keberadaan layanan kesehatan di kawasan terdampak dapat membantu masyarakat memperoleh penanganan secara cepat apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kesehatan selama kondisi asap masih terjadi. Kesadaran menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta segera memeriksakan diri ketika muncul keluhan kesehatan dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih serius.
Muhidin menegaskan, perlindungan masyarakat harus berjalan beriringan dengan upaya pemerintah dalam menangani karhutla di Kalimantan Selatan. Dengan kerja sama antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat, dampak karhutla diharapkan dapat ditekan, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan warga.